Lingkungan Hidup

Salam sejahtera

Berpetualang dengan perahu di Danau Tondano akan sangat berkesan. Namun tidak demikian jika Anda membuat sebuah lubang besar di tengah perahu saat Anda ada di tengah danau. Mungkin kita bertanya, siapa juga yang akan melakukan hal “sebodoh” itu. Kemungkinan besar tidak ada, tetapi tahukah kita bahwa kita sering melakukan hal yang “sebodoh” itu?

Kita tinggal di lingkungan kita masing-masing, seperti kita ada di atas sebuah perahu. Jikalau kita tidak menjaga lingkungan tempat tinggal kita, atau dengan kata lain malah merusaknya, maka ibaratnya kita sedang membuat sebuah lubang yang di perahu dan kita akan tenggelam bersama-sama. Hidup manusia sangat bergantung pada lingkungan tempat ia hidup.

Isu lingkungan hidup turut menjadi bagian dari keprihatinan FPPTST4 dengan pemahaman bahwa manusia yang terdidik, secara ideal akan memberikan dampak positif pada lingkungan tempat tinggalnya. Karena itu, salah satu tujuan dari FPPST4 adalah melakukan pendidikan holistic yang mencakup kesadaran masyarakat akan lingkungan hidup.

Danau Tondano, selain menawarkan petualangan yang menarik dengan keindahan alam dan potensi parawisatanya, di sisi lain juga memberi nafkah kepada kita yang hidup di sekitar danau dan memungkinkan anak-anak kita untuk pergi ke sekolah.

Di manakah masa depan kita? Cari dan temukan jawabannya di wajah anak-anak kita.

Ketika orang-orang yang memikul tanggung jawab atas anak-anak berpikir bahwa mereka tak bisa mengupayakan sebuah masa depan, atau bahkan tidak mempedulikannya: anak-anak tahu. Tak harus mendengar untuk mengetahuinya. Mereka bisa mengetahuinya. Mereka menembus hati dan pikiran orang-orang dewasa, dan ketika mereka membaca apa yang ada dipikiran orang-orang yang mereka andalkan, saat itulah mereka mulai mengubur mimpi dan angan-angan mereka.
Seharusnya kita menyadari bahwa kita tak harus merampas harapan itu walau bagi kita sendiri harapan itu kelihatan mustahil. Mujizat itu masih ada sampai sekarang ini, dan setiap harapan membawa mujizat.

Bukanlah kemampuan ekonomi yang akan memberikan sebuah masa depan bagi anak-anak, tetapi sebuah pendidikan yang baik, yang tidak hanya terjadi di sekolah, tetapi juga di dalam keluarga dan lingkungannya. Pendidikan itu akan membuatnya menjadi seorang anggota masyarakat yang bertanggung jawab atas dirinya dan atas masyarakat itu sendiri.

Karena kemapanan ternyata tidak bisa menjamin masa depan, maka kekurangan pun tak harus mengambil itu dari mereka. Kita bukanlah memberi mereka materi, namun kalau juga kita memberinya, janganlah pemberian kita terhenti sampai di situ. Kita harus memberi mereka harapan dan masa depan, itu yang lebih penting. Harapan dan masa depan anak-anak kita adalah kehidupan masyarakat kita nanti.

Karena itu, tidak hanya orang tua yang memikul tanggung jawab untuk memberikan hak anak-anak dalam hal memperoleh pendidikan, tetapi masyarkat juga memikul tanggung jawab yang sama. Hal yang memprihatinkan selama ini adalah, kita telah mengabaikan tanggung jawab itu dan merugikan banyak anak-anak kita, merugikan masa depan kita sendiri.

Tetapi sekarang kita adalah unit komunitas yang telah menyadari kekhilafan kita yang lama, dan kita telah memberi bahu kita untuk memikul tanggung jawab bagi kemajuan bersama dan sebuah masa depan yang lebih baik. Mari bersama-sama bangun pendidikan kita, bangun masa depan anak-anak kita, kelak ketika kita menjadi tua, ada orang-orang yang dapat diandalkan untuk mengurus diri kita dan dunia yang dititipkan Tuhan bagi kita.
Filosofi FPPT
Tidak sekedar mengajarkan anak tentang ilmu pengetahuan tetapi memberikan visi yang membuat seorang anak menyadari bahwa ia mempunyai tujuan untuk sebuah masyarakat yang lebih baik di masa depan.

Dasar pelayanan: kasih. Yesus mengasihi anak-anak.

Tujuan dalam pelaksanaan kursus
Menularkan:
Penghargaan terhadap diri sendiri
Kepedulian terhadap bahasa daerah
Motivasi untuk mencapai cita-cita.

Kalau aku terus membantu dalam segala keterbatasan ini
Aku tahu pasti bahwa jumlah orang-orang tamak di dunia ini akan berkurang Satu
Kalau aku berhenti membantu anak-anak itu, satu hal yang kutahu pasti adalah jumlah orang-orang tamak di dunia ini akan bertambah satu.